|
Polisi-Pol PP Kawal Distribusi Soal PALEMBANG, Sumeks – Hari H pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Sumatera Selatan tanggal 8 November, tinggal tiga hari lagi. Pusat Pelayanan Jasa Ketenagakerjaan (PPJK) Unsri selaku pihak ketiga yang dipercaya melakukan seleksi, tengah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan.
Salah satunya, koordinasi dengan pihak kepolisian.Kepala PPJK Unsri Zainuddin Nawawi mengatakan, kemarin (4/11) pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Polda Sumsel. “Kita minta bantuan personel untuk pengawalan distribusi soal. Alhamdulillah, kita dibantu 27 orang personel polisi,” bebernya. Dari Poltabes Palembang pun membantu 10 personel untuk pengamanan. KHusus Pemkot Palembang, informasinya akan mengerahkan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). “Info dari kepala BKD-nya begitu. Kita sendiri sangat berterima kasih atas upaya itu,” kata Zainuddin. Selain itu, PPJK tengah menyusun jadwal distribusi soal. Pastinya, pada 6 November (H-2), PPJK menyalurkan soal ke-12 kabupaten/kota yang jaraknya jauh dari Palembang. Tanggal 7 November, baru distribusi ke Palembang, Ogan Ilir dan Banyuasin plus soal tes CPNS provinsi.
Soal jumlah peserta tes CPNS, hingga kemarin tercatat 78.760 orang. Rinciannya, peserta dengan latar pendidikan SLTA-D1 sebanyak 803 orang, DII-DIII ada 27.993 orang dan pendidikan DIV, S1, S2 sebanyak 49.964 orang. “Itu jumlah yang masuk ke kita,” jelas Zainuddin lagi. Data tersebut, belum final. Perkiraan masih banyak peserta yang belum mengirimkan data terakhir. Baru OKUT yang mengirimkan data ter-update yakni 3.884 peserta. Ada enam daerah yang data terakhirnya per 3 November yakni provinsi 2033 orang, Palembang 7.971 orang, Muba 3.648 orang, OKUS 2.341 orang. Lalu Prabumulih 8.816 orang dan Banyuasin 8.803 orang. Sementara OKI data per 2 November 4.679 orang. Untuk yang data-update per 20 Oktober yakni Muara Enim 8.121 orang, OKU 3.808 orang, Pagaralam 4.304 orang, Mura 4.114 orang, Ogan Ilir 10.500 orang dan Empat Lawang 4.679 orang. “Sedang Lubuk Linggau data per 31 Oktober sebanyak .2296 orang.” Terpisah, Kepala BKD Sumsel Drs Muzakir MM menjelaskan, untuk lokasi ujian peserta CPNS provinsi mengambil tempat di Kampus Unsri Bukit Besar. Sementara CPNS Kota Palembang infomasinya di sekolah-sekolah yang ada di kawasan Bukit Besar. “Menurut kabar dari BKD, soal akan diterima H-1 sebelum ujian. Jadi, kita tidak tahu jenis dan berapa banyak soalnya,” cetusnya. Hingga kemarin, jumlah peserta CPNS provinsi yang telah mendapatkan nomor sebanyak 2.048 orang. “Itu data final peserta CPNS provinsi,” kata Muzakir. Formasi yang kosong akan dibiarkan kosong sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku. Tidak boleh diisi dengan formasi lain yang kelebihan peminat. Dikatakannya, kemungkinan formasi yang kosong itu bisa dibuka kembali pada penerimaan CPNS tahun depan. “Semuanya tergantung nanti formasi apa yang dibutuhkan untuk tahun depan,” tukasnya. Sejauh ini, dari 15 formasi atlet baru enam orang yang mengajukan lamaran. Ada juga formasi guru SLB untuk tingkat SLTP yang kosong tanpa peminat. Tidak buka posko pengaduan? Menurut Muzakir, pihaknya tidak membuka posko pengaduan. Namun, BKD Sumsel open dengan semua pengaduan yang masuk. Ia mempersilakan masyarakat khususnya peserta CPNS tahun ini melapor jika menemukan kecurangan. “Jika ada oknum yang main uang atau kecurangan lain, bisa laporkan ke BKD. Kita akan tindak lanjuti. Tapi, kita minta pengaduan itu disertai fakta dan bukti yang jelas. Tidak asal ngadu atau menduga-duga. Kita tidak boleh suudzon,” pungkas Muzakir. (46) |